news

Relawan Presentasi DKI Lampung, Bappenas: Terima Kasih, Lampung

penulis: Admin | 25 September 2019 21:20 WIB
editor:


Suasana saat Tim Relawan DKI Lampung memaparkan kajian DKI Lampung di hadapan Deputi Pengembangan Regional Bappenas Rudy S Prawiradinata, Stafsus Menteri PPN/Kepala Bappenas Imron Bulkin, dan Sekretaris Tim Kajian IKN Hayu Parasati, di Bappenas, Jakarta,
Suasana saat Tim Relawan DKI Lampung memaparkan kajian DKI Lampung di hadapan Deputi Pengembangan Regional Bappenas Rudy S Prawiradinata, Stafsus Menteri PPN/Kepala Bappenas Imron Bulkin, dan Sekretaris Tim Kajian IKN Hayu Parasati, di Bappenas, Jakarta,

Jakarta, kejarfakta.co -- Ketua Harian Tim Relawan DKI Lampung Andi Desfiandi, didampingi oleh sekretaris harian Ary Meizari Alfian, padat bicara saat berkesempatan memaparkan secara singkat kajian DKI Lampung dalam pertemuan membahas pemindahan ibu kota negara (IKN) baru di kantor Bappenas, Jakarta, Senin (23/9/2019), lusa kemarin.

Di hadapan Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen-PPN/Bappenas) Rudy Soeprihadi Prawiradinata (Penanggungjawab Tim Kajian Pemindahan IKN Baru Kemen-PPN/Bappenas), Stafsus Men-PPN/Bappenas merangkap Ketua Tim Kajian IKN Imron Bulkin, dan sekretaris tim Hayu Parasati, Andi dkk tampil 'smart'.

Kajian tersaji tidak lain pembaruan kajian ilmiah DKI Lampung yang dipaparkan tim pakar DKI Lampung, Rektor Institut Teknologi Sumatra (ITERA) Ofyar Z Tamin pada acara Penandatanganan Kajian dan Deklarasi DKI Lampung Oleh Seluruh Rektor Perguruan Tinggi dan Elemen Masyarakat Lampung di GSG Lt 2 Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Kamis 25 Juli 2019 lalu.

Dalam paparannya, Andi menapak tilas 19 keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif bentang spasial timur Lampung yang termasuk zonasi geospasial Sumatra bagian timur sebagai alternatif calon lokasi ibu kota pusat pemerintahan negara RI pengganti DKI Jakarta.

Seperti dilaporkan tim Media Center DKI Lampung Mico Periyando yang turut dalam rombongan, Andi Desfiandi menyebutkan bahwa dari sembilan kriteria calon lokasi IKN baru yang dilansir Bappenas, notabene secara keseluruhan ada di Lampung.

"Lampung justru memenuhi 19 kriteria sehingga lebih siap jadi calon ibu kota RI. Lampung kawasan timur relatif aman dari cincin api, ketersediaan air bersih melimpah, pembiayaan infrastruktur rendah, dominasi lahan milik pemerintah, dekat dengan kota yang relatif sudah berkembang, budaya masyarakatnya terbuka, serta memenuhi parameter pertahanan keamanan," papar dia.

Sambung Andi, selain itu wilayah timur Lampung yang masuk zonasi geospasial Sumatra bagian timur yang ditawarkan jadi lokasi IKN dekat dengan jalan tol, bandara, dan pelabuhan.

"Sehingga, mobilisasi alat dan sumber daya material pembangunan IKN akan lebih efektif dan efisien. Biaya pembangunan dan juga pemindahan pusat pemerintahan itu akan jauh lebih murah," lanjut dia.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pembina Yayasan Desapolitan Indonesia (Desindo) yang berpusat di Bandarlampung ini berpendapat, ketersediaan material pokok seperti pasir, batu dan lainnya jauh lebih melimpah di area Lampung dari pada Kalimantan Timur.

Lampung, Andi mengimbukan, secara geostrategis, demografi, sumber kekayaan alam, ideologi, pertahanan dan keamanan, jauh lebih baik dan siap. "Ini berdasarkan kajian ilmiah yang melibatkan perguruan tinggi, para pakar berbagai bidang yang terkait aspek-aspek yang dibutuhkan," ujar ia.

Paparan Andi, inisiator DKI Lampung sejak 2017 ini, diperkuat pendapat Ary Meizari, serta narasumber FGD sekaligus tim pakar DKI Lampung, Guru Besar Manajemen Kehutanan Fakultas Pertanian Unila Sugeng Prayitno Harianto, dan urban planner yang juga Ketua Pusat Studi Kota dan Daerah (PSKD) Universitas Bandar Lampung dan Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Lampung IB Ilham Malik.

Bersama mereka, hadir pula Deputi Kesekretariatan-Manajerial Tim Relawan DKI Lampung Dedi Rohman, Deputi Jaringan Mobilisasi, Surveylance Ahmad Muslimin, pakar mitigasi bencana/Ketua Pusat Studi Gempa Bumi-Tsunami UBL Any Nurhasanah.

Usai mendengar langsung paparan tim, Deputi Pengembangan Regional Bappenas, Rudy Soeprihadi Prawiradinata apresiatif. Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim Relawan DKI Lampung yang telah bersedia memberikan masukan.

"Terima kasih sekali kawan-kawan dari Lampung sudah bersedia memberi saran dan masukan. Ini semua menjadi perhatian kita," pungkasnya. (red/Muzzamil)

Tag : #Jakarta#DKI Lampung#Bappenas